ku awali kisah ini dengan datar
dan biasa" saja...
pertemuan pertama bahkan tak ada
saling sapa...
hanya pandangan mata kita yang
tak sengaja bertemu...
yang tidak aku mengerti, secepat
itu kau mendapatkan perhatian orang" disekitarku...
bahkan sampai menimbulkan
cemburu...
entahlah...
dan kemudian kau mulai terlibat
dalam setiap episode kehidupanku..
kau berhasil mendapatkan
perhatian mereka...
dan juga perhatianku...
kau pendiam... penilaian awalku
untukmu...
mereka banyak bercerita
tentangmu... dan aku mengamatimu dari jauh....
dan yang kudapatkan adalah... kau
baik, sopan, dan tenang....
kejutan pertama, membuat aku
cukup salting ...
kejutan berikutnya membuatku benar” mulai memperhatikanmu....
hadiah yang tak pernah aku
lupakan...
momen yang baru pertama aku alami bersama mereka dan dirimu....
aku menangis....
aku masih meyakinkan hati...
apakah aku harus membiarkanmu terus berada dalam episode kehidupanku atau
sebaliknya...
kau dengan usahamu mendapatkan
perhatianku....
membuatku tak menemukan alasan kuat mengapa aku harus
mengacuhkanmu........
dan kau terus menjadi bagian dari
kehidupanku...
ku ceritakan kau pada Rabb-ku
dalam setiap sujud ibadahku,,,,
ku minta sebuah keyakinan tuk menerimamu hadir
di kehidupanku...
dan kisah ini pun di mulai....
kau menjadi bagian dari
fiksiku....
aku belajar menyukaimu....
dan aku kini percaya
sepenuhnya....
kau selalu berhasil mengambil perhatian orang”
sekitarku.....
bahkan orang yang tuk sangka percaya padamu secepat ini....
tapi, sepertinya aku melupakan
sesuatu...
aku lupa bahwa semuanya ini hanya
deskripsiku tentangmu....
aku terbawa oleh imajinasiku yang
mulai menyukaimu...
dan saat ini aku terjebak dengan
kesalahan yang aku buat sendiri...
ketika aku tak bisa memperbaiki
keadaan yang aku ciptakan sendiri...
sikap mu yang tak bisa lagi ku
artikan membuatku bingung...
harusnya tak sesesak ini.. jika
memang tak ada yang salah dengan rasaku...
aku merasa perlu menjelaskan
semuanya..
berharap keadaaan bisa kembali
seperti semula....
maaf untuk semua sikapku yang
membuatmu tak nyaman denganku...
tapi sepertinya semuanya
percuma...
semuanya terasa semakin
rumit..untukku...
perubahanmu cukup
mengacaukanku...
ku rasa kau tak sama lagi...
alasanmu karena mereka yang
cemburu...
entahlah...
aku semakin tak mengerti
denganmu...
adakah kau ragu??
Sungguh... hanya seperti inikah
keseriusanmu...??
Jika hanya seperti ini...
Percuma semua penilaianku
untukmu....
Tapi, tak usah khawatir...
Aku tak akan menyalahkanmu atau
membencimu...
Karena aku tak punya hak untuk
itu...
Aku hanya sedikit kecewa.. dengan
diriku yang terlalu percaya... itu saja...
Akupun sadar ini adalah
sepenuhnya kesalahanku....
Terimakasihh untuk senyum itu...
Terimakasih karena tlah memberiku
keberanian tuk merasakan cinta lagii...
Kurasa ini adalah resiko yang
harus aku tanggung atas pilihan yang aku buat.....
Ini bukan cerita tentangmu...
Ini adalah narasi kesalahanku...
Mungkin orang lain akan melihat
ini sebagai kedangkalan fikirku..
Tapi tak apa...
Aku sudah cukup lelah dengan
rasaku....
Aku tak mau memikirkan pendapat mereka tentangku.....
Karena sekarang aku memilih menghentikan narasi
ini.....................................
Tidak ada komentar:
Posting Komentar