_Part Of me_
(dia yang sebenarnya aku)
_dia tak ingin melukai siapapun...
Dia tak ingin menyakiti siapapun...
Dia hanya mencoba memilih sesuai kata hatinya...
Dia hanya menginginkan sedikit senyum dalam hari –
harinya...
Dia ingin tersenyum dengan pilihan yang dia buat...
tapi kenyataan menyapanya dengan rasa sakit dan kehilangan...
dia pun mencoba baik – baik saja...
tapi batinnya tak bisa berdusta lebih lama...
sakit itu benar-benar melukainya...
dan mungkin dia harus mencoba memahami bahwa ini adalah
resiko dari pilihannya_
_dia hanya ingin beristirahat sejenak tanpa getar yang
mengusik batinnya, tapi getar itu masih setia dalam hari-harinya_
_ dia menangis hanya untuk menenangkan gejolak batinnya,
berharap semua beban mengalir bersama airmatanya_
_dia kini tengah berguman dalam hatinya "semoga saja
seseorang yang disana baik" saja... ", dia masih begitu peduli...
meskipun itu hanya pembicaraan dengan batinnya... ia tengah belajar mencerna
rasa yang tak lagi jelas bentuknya... ia juga tengah belajar.. bagaimana bisa
tersenyum dalam rasa sakit yang masih memeluknya... dia tengah mencoba memahami
dunia nyata ... dunia yang kini dia pijak... dunia yang membuatnya menuliskan
fiksi di alam nyata_
_gelap.. dan hujan... membuat dia tak menyadari bahwa
bulan tengah bersiap pergi meninggalkan singgasananya... ya.. malam hampir
berakhir... dan dia belum juga beranjak dari tempatnya... dia mungkin tengah
tenggelam dalam sujudnya... dia membawa jutaan ungkapan hati yang entah apa ...
mungkin ia berharap matahari masih sudi membagi senyum cerah untuknya... atau
setidaknya... dia masih bisa menikmati indahnya pelangi setelah guyuran hujan
yang membasahi Bumi Rabb-nya_
_dia memilih berjuta –juta kali membohongi dirinya, kalau
saat ia sedang baik – baik saja...
Meskipun ia sadar, kebohongan itu tak sempurna menghapus
kegelisahan batinnya..
Dia kini mengerti kenapa banyak yang memilih bahagia
dengan kebohongan...
Mungkin mereka sama dengannya...
Hanya mencari sedikit ketenangan dengan kebohongan...
Mungkin itu yang dia rasa paling baik saat ini...
Karena kebohongan ini hanya miliknya dan untuk dirinya_
_dia tak lagi tau bagaimana mengungkap rasa miliknya...
Dia benar –benar kehilangan...
Dia hanya terdiam...
Meraba arah yang sempat ditunjukkan seseorang padanya...
Berharap ada yang menggenggam jemarinya dan
memberitahunya.. kalau dia tak benar – benar sendiri...
Dia hanya butuh arah untuk dia melangkah...
Arah yang kini hilang...
Tapi dia masih mencoba
meyakinkan hatinya entah untuk apa...
Dia lelah..
Tapi dia tak bisa berhenti...
Dia tak menemukan akhir...
Dia tak menemukan akhir dari ceritanya_
Jiaaaah...teruss berkarya ya sobat
BalasHapusmoga makin bagus dan lebih baik lagi
tulisan-tulisannya...
tingkatkan terus minat menulisnya ya yach..
salam persahabatan sllu ^_^